pagar nusa tapos raih juara sebagai kontingen terbaik

PAC Pagar Nusa Tapos Raih Kontingen Terbaik: Hasil Latihan Disiplin dan Doa Para Guru

pagar nusa tapos raih juara sebagai kontingen terbaik

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh PAC Pagar Nusa Tapos. Dalam ajang perlombaan pencak silat yang digelar baru-baru ini, mereka berhasil menyabet predikat sebagai kontingen terbaik, mengungguli peserta dari berbagai wilayah lainnya. Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan bangga oleh seluruh jajaran pelatih, pengurus, serta keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Ketua PAC Pagar Nusa Tapos, Ustadz H. Sobirin, S.Sos, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian luar biasa ini. Ini bukan hanya kemenangan kompetisi, tapi juga bukti nyata kerja keras, kekompakan, dan semangat juang seluruh kader. Prestasi ini kami persembahkan untuk NU dan masyarakat Tapos,” ujarnya.

Apresiasi pelatih

Tak hanya ketua, apresiasi juga datang dari pelatih inti Lutfi Aziz, yang menekankan bahwa hasil ini adalah buah dari perjuangan panjang dan dedikasi para pendekar muda. “Kami hanya membimbing. Yang luar biasa adalah semangat dan kedisiplinan anak-anak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk para orang tua dan guru,” katanya.

pagar nusas tapos raih gelar kontingen terbaik

Dari sisi pengurus, Rosadi, S.Pd.I, selaku sekretaris PAC Pagar Nusa Tapos, turut mengapresiasi keberhasilan ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen organisasi. Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini adalah bukti bahwa manajemen yang rapi, pembinaan teknis yang serius, serta kolaborasi antara pelatih, pengurus, dan peserta dapat menghasilkan hasil luar biasa. “Ini bukan akhir, tapi awal untuk terus membawa Pagar Nusa Tapos lebih maju,” tegasnya.

Para asisten pelatih turut bangga

Sementara itu, para asisten pelatih yang bertugas sebagai ofisial kontingen juga turut meluapkan rasa haru dan bangga mereka. Syahlan, Dea Amanda, dan kawan-kawan menceritakan bagaimana mereka menyaksikan perjuangan para pendekar muda dari pagi hingga malam tanpa kenal lelah. “Kami bukan hanya pendamping teknis, tapi juga menjadi keluarga di lapangan. Melihat mereka di podium dengan bangga, itu momen yang tak ternilai,” ujar mereka penuh emosi.

Kemenangan PAC Pagar Nusa Tapos sebagai kontingen terbaik ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, kepemimpinan yang kuat, dan pembinaan yang terstruktur mampu membawa nama baik organisasi ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Pagar Nusa di mata masyarakat sebagai wadah pengkaderan yang tidak hanya menanamkan keilmuan bela diri, tetapi juga nilai-nilai ke-NU-an dan spiritualitas.