Ekskul Pencak Silat Pagar Nusa di SMP Bina Sejahtera Semakin Diminati, Jadi Wadah Pembentukan Karakter Siswa

Ekskul Pencak Silat Pagar Nusa di SMP Bina Sejahtera, Wadah Pembentukan Karakter Siswa
Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai lapangan SMP Bina Sejahtera, Depok, saat kegiatan ekstrakurikuler pencak silat Pagar Nusa memasuki hari keduanya. Sekitar pukul 15.30 WIB, lebih dari 40 siswa memenuhi lapangan, dengan komposisi seimbang antara siswa baru dan siswa lama.
Kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati oleh para siswa. Para peserta, terutama siswa baru yang berjumlah sekitar 20 orang, tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan pelatih. Meskipun baru hari kedua, mereka menunjukkan keseriusan dalam mempelajari dasar-dasar pencak silat, seperti teknik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan.
“Alhamdulillah, antusiasme siswa sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa silat bukan hanya soal teknik bela diri, tapi juga bagaimana membangun karakter. Di Pagar Nusa, kami tekankan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan adab. Itu yang kami tanamkan sejak awal,” ujar Agus Hidayatullah, pelatih utama Pagar Nusa SMP Bina Sejahtera. Kang Agus dan Kang Iqbal merupakan pelatih Pagar Nusa Depok yang ditugaskan untuk melatih di SMP Bina Sejahtera.
Sementara itu, para siswa lama tidak hanya kembali mengasah kemampuan mereka, tetapi juga aktif membantu pelatih dalam membimbing siswa baru. Interaksi ini menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, memperkuat nilai kebersamaan dalam setiap sesi latihan.
Latihan hari kedua ini berfokus pada penguatan fisik dan pengulangan gerakan dasar. Dengan pendekatan yang sabar dan komunikatif, pelatih Agus didampingi oleh kang Iqbal serta dua asisten pelatih, Fajra dan Riky, membimbing seluruh siswa secara menyeluruh. Suasana latihan yang serius namun tetap menyenangkan membuat siswa merasa nyaman dan termotivasi.

Tanggapan Pihak Sekolah
Pak Ruston salah satu guru dan staf TU di SMP Bina Sejahtera, sangat mengapresiasi kegiatan ekstrakurikuler Pagar Nusa dan mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan ekstrakurikuler Pagar Nusa ini sebagai sarana pengembangan diri.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pencak silat Pagar Nusa bukan hanya melatih fisik, tapi juga membentuk mental dan karakter. Kami mengajak siswa untuk tidak hanya aktif secara akademik, tapi juga berani berkembang lewat kegiatan non-akademik seperti Pagar Nusa,” kata Pak Ruston.
Ekskul Pagar Nusa di SMP Bina Sejahtera menjadi contoh nyata bagaimana lembaga pendidikan bisa menjembatani kebutuhan siswa untuk tumbuh secara menyeluruh baik secara intelektual, spiritual, maupun fisik. Dengan pendekatan yang menekankan nilai-nilai ke-NU-an, silaturahmi, dan kedisiplinan, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh dan berakhlak.

Semenjak saya bergabung dipecak silat pagar nusa saya mendapatkan pengalaman yang menyenangkan