Tak Sekedar Musyawarah, Konferancab Pagar Nusa Cilodong Usung Visi Mendunia
Pagar Nusa PAC Cilodong, Kota Depok, sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pagar Nusa pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Yayasan Bustanul Ilmi Qur’an (YASBIQ), berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar. Konferensi ini menjadi momentum penting dalam proses pergantian kepemimpinan serta konsolidasi organisasi Pagar Nusa di tingkat kecamatan.
Konferancab tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PC Pagar Nusa Kota Depok, Fatayat NU Cilodong, IPNU-IPPNU, Ketua MWC NU dan jajarannya serta para perwakilan tempat latihan yang berada di wilayah Kecamatan Cilodong. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan sesuai dengan tata tertib organisasi, diawali dengan pembukaan, hingga agenda utama berupa musyawarah pemilihan pengurus baru.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, terpilih Raden Ari Firmanto sebagai Ketua PAC Pagar Nusa Cilodong masa khidmat 2025–2030. Ia menggantikan ketua sebelumnya, Johan Rohendi, yang telah menyelesaikan masa baktinya. Selain itu, forum juga menetapkan Ridho sebagai Sekretaris dan Alya sebagai Bendahara PAC Pagar Nusa Cilodong untuk periode kepengurusan yang sama.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Konferancab juga menetapkan Dewan Pembina yang diharapkan dapat memberikan arahan serta penguatan organisasi. Dua tokoh sentral Kecamatan Cilodong, yakni Haji Ahmad Sohibul Yamin dan Ahmad Efendi, dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Dewan Pembina PAC Pagar Nusa Cilodong.
Pesan Ketua PC Pagar Nusa Depok
Ketua PC Pagar Nusa Kota Depok, Ustadz Eko Mustopa, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kepengurusan yang terpilih mampu membawa Pagar Nusa Cilodong semakin maju dan berkembang, baik dari sisi organisasi maupun pembinaan atlet dan kader. Ia menekankan pentingnya soliditas, loyalitas, serta komitmen dalam menjalankan amanah organisasi.
Lebih lanjut, Ustadz Eko Mustopa juga menyampaikan pesan penting dari Ketua Umum Pagar Nusa, Gus Nabil Haroen. Dalam pesannya, disampaikan bahwa Pagar Nusa saat ini telah diakui di tingkat internasional dan menarik perhatian banyak negara untuk mempelajari pencak silat. Oleh karena itu, para pelatih diharapkan dapat berperan sebagai duta budaya Indonesia di luar negeri. Beberapa negara yang telah mulai menjalin minat dan kerja sama di antaranya adalah Belanda, China, dan Taiwan.
Dengan terselenggaranya Konferancab ini, diharapkan PAC Pagar Nusa Cilodong dapat semakin berkembang dan maju. Menambah tempat latihan dan masuk sebagai ekstrakurikuler sekolah menjadi prioritas kepengurusan terpilih.
